JEAN PROUVE

Published: February 15, 2016

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblr

Kita bisa menjadi apapun yang kita inginkan selama kita mau terus berusaha, belajar dan bereksperimen. Kata-kata tersebut merupakan sebuah kalimat yang cocok menggambarkan Jean Prouve. Pada awalnya adalah seorang tukang logam yang masuk ke sekolah teknik, berbekal ilmu logam dan jiwa seni dari ayahnya yang adalah Victor Prouve, pelukis dan pematung menjadikan Jean Prouve tanpa disadarinya memasuki dunia desain dan arsitektur. Yah, dia belajar sendiri menjadi seorang desainer dan arsitek.

Karya arsitektur Jean Prouve paling ternama adalah rumah 8×8 yang hanya terdiri dari satu ruang saja. Rumah ini merupakan rumah prefabikasi dimana tujuannya untuk membantu penduduk Perancis yang kehilangan rumahnya akibat Perang Dunia ke II. Pada tahun 2013 di Design Miami, prototype rumah 8×8 dilelang dan terjual dengan harga $2.5m.

Prouve dikenal dengan desain modern dan industrialnya. Furniture yang paling dikenal adalah EM Table & Standard SP Chair yang diprodukis oleh Vitra dan bisa kita dapatkan di Decorous Kemang. Dalam mendesain beliau mempunyai prinsip “never design anything that cannot be made”. Dengan prinsip tersebut Prouve tidak pernah mendesain dengan fokus kepada “form”, melainkan dia berfokus pada esensi dari material, detail atau elemen koneksi antar material serta kegiatan produksi. Tahukah anda bahwa dalam setiap desain Jean Prouve, dia selalu membuat Flow chart yang menggambarkan bagaimana perlakuan terhadap setiap material dari mesin satu ke mesin yang lainnya sampai kepada setiap elemen yang akan digunakan untuk desain tersebut

 

Jean Prouve

 

 

8x8

 

 

EM Table & SP chair

Comments

comments

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblr